Saturday, December 1, 2018

Assalamualaikum Selamat pagi salam sejahtera bagi semua Ini adalah diary ku hari ini Hari ini adalah minggu pertama di Desember 2018 ini Mengapa aku di 'mbangkong' atau tidur sampai siang?? Karena aku mempunyai tanggungjawab,apa itu?? Pekerjaan yang setiap hari harus aku selesaikan Suatu kebanggaan tersendiri bagi pria yang hidup beranjak dewasa Terima kasih

Tuesday, March 24, 2015

TUGAS SPK


SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN
oleh Okto Fajar Wibisono

DEFINISI SPK :

Pernahkah kalian berada dalam suatu masalah mengenai pengambilan keputusan?. kalau saya pribadi cukup sering, apalagi keputusan yang akan berdampak pada kehidupan masa depan.Memang agama sudah memberi fasilitas agar kita tidak salah keputusan disarankan melakukan Sholat Istiqoroh,namun disamping kita memohon kepada-Nya kita juga sangat diwajibkan untuk berusaha dengan maksimal,barulah kita tawakal membiarkan takdir Allah yang menjawab. Lantas bagaimana cara kita bisa berusaha dengan maksimal?. Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan,terciptalah Sistem Pendukung Keputusan (lebih dikenal SPK) yang di desain untuk membantu kita dalam memilih yang terbaik. SPK merupakan implementasi teori-teori pengambilan keputusan yang telah diperkenalkan oleh ilmu-ilmu seperti operation research dan menegement science, hanya bedanya adalah bahwa jika dahulu untuk mencari penyelesaian masalah yang dihadapi harus dilakukan perhitungan iterasi secara manual (biasanya untuk mencari nilai minimum, maksimum, atau optimum), saat ini computer PC telah menawarkan kemampuannya untuk menyelesaikan persoalan yang sama dalam waktu relatif singkat.

Sistem

Konsep Sistem Pendukung Keputusan (SPK) / Decision Support Sistem  (DSS) pertama kali diungkapkan pada awal tahun 1970-an oleh Michael S. Scott Morton dengan istilah Management Decision Sistem. Sistem tersebut adalah suatu sistem yang berbasis komputer yang ditujukan untuk membantu pengambil keputusan dengan memanfaatkan data dan model tertentu untuk memecahkan berbagai persoalan yang tidak terstruktur.Istilah SPK mengacu pada suatu sistem yang memanfaatkan dukungan komputer dalam proses pengambilan keputusan

Manfaat Sistem Penunjang Keputusan (SPK)

  1. SPK memperluas kemampuan pengambil keputusan dalam memproses data / informasi bagi pemakainya.
  2. SPK membantu pengambil keputusan untuk memecahkan masalah terutama berbagai masalah yang sangat kompleks dan tidak terstruktur.
  3. SPK dapat menghasilkan solusi dengan lebih cepat serta hasilnya dapat diandalkan.
  4. Walaupun suatu SPK, mungkin saja tidak mampu memecahkan masalah yang dihadapi oleh pengambil keputusan, namun ia dapat menjadi stimulan bagi pengambil keputusan dalam memahami persoalannya, karena mampu menyajikan berbagai alternative pemecahan.

Beberapa keterbatasan Sistem Penunjang Keputusan (SPK)

  1.  Ada beberapa kemampuan manajemen dan bakat manusia yang tidak dapat dimodelkan, sehingga model yang ada dalam sistem tidak semuanya mencerminkan persoalan sebenarnya.
  2. SPK tidak memiliki kemampuan intuisi seperti yang dimiliki manusia. Sistem ini dirancang hanyalah untuk membantu pengambil keputusan dalam melaksanakan tugasnya.
  3. Proses-proses yang dapat dilakukan SPK biasanya juga tergantung pada perangkat lunak yang digunakan.
  4. Kemampuan suatu SPK terbatas pada perbendaharaan pengetahuan yang dimilikinya (pengetahuan dasar serta model dasar).

Contoh Permasalahan dalam SPK

Terdapat suatu lokasi dengan kondisi lapangan, dapat digunakan untuk menjawab pertanyaan sebagai berikut:

Tabel keadaan lokasi contoh kasus:

No
Kategori
Pertanyaan
pilihan
jawaban
1
Kategori 1
Pertanyaan 1
a. <= 1 km
b. 1 km – 5 km
c. 5 km – 10 km
d. > 10 km
C
Pertanyaan 2
a. kurang lebih 100 m
b. kurang lebih 200 m
c. kurang lebih 300 m
d. kurang lebih 400 m
B
2
Kategori 2
Pertanyaan 1
a.PAM
b. air sumur
A
Pertanyaan 2
a. > 1500 m
b. 1001 m – 1500m
c. 501m – 1000 m
d. <= 500 m
D
Pertanyaan 3
a. > 1500 m
b. 1001 m – 1500m
c. 1001 m – 1500m
d. <= 500 m
A
Pertanyaan 4
a. <= 500 m
b. 501m – 1000 m
c. 1001 m – 1500m
d. > 1500 m
C
Pertanyaan 5
a. ada
b. tidak ada
A
3
Kategori 3
Pertanyaan 1
a. ya
b. tidak
A
Pertanyaan 2
a. rendah
b. sedang
c. tinggi
B
4
Kategori 4
Pertanyaan 1
a. > 10
b. 5 – 10
c. < 5
d. 0
a. sangat padat
b. padat
c. cukup padat
d. tidak padat
b

Dari hasil tabel keadaan lokasi diatas, maka hasi perhitungan skor sebagai berikut:

Tabel skor hasil pendataan lokasi:


Kategori 1
Kategori 2
Kategori 3
Kategori 4
No pertanyaan
1
2
1
2
3
4
5
1
2
1
2
Jawaban
2
3
2
1
4
2
1
2
2
3
3
Jumlah
5
10
4
6

Dari hasil pendataan diatas maka dapat dihitung skor hasil pendataan dengan menggunakan pers.6 sehingga skor hasil pendataan yang didapat adalah

Jumlah kategori 1 = 5

Jumlah kategori 2 = 10

Jumlah kategori 3 = 4

Jumlah kategori 4 = 6

Kategori penentuan lokasi diperoleh menggunakan pers.7 yaitu:

Kategori keadaan lokasi diperoleh menggunakan pers.12 yaitu:

Y1 = B kategori 1 = 4

Kategori sarana dan fasilitas umum diperoleh dengan pers.13 yaitu:

Y2 = B kategori 2 = 8

Kategori kenyamana jalan diperoleh menggunakan pers.16 yaitu:

Y3 = B kategori 3 = 2,5

Kategori lingkungan sekitar diperoleh menggunakan pers. 15 yaitu:

Y4 = B kategori = 4

Sehingga perhitungan yang di pakai adalah:

Table perhitungan skor masing-masing kategori


Kategori 1
Kategori 2
Kategori 3
Kategori 4
Skor hasil pendataan
5
10
4
6
Setengah bobot kategori
4
8
2,5
4
Probabilitas
0,2
0,4
0,16
0,24

Setelah skor hasil pendataan diperoleh maka dilakukan perhitungan masing-masing kategori dengan menggunakan pers.6 Hasil perhitungan dijabarkan pada:

Table hasil perhitungan


Kategori 1
Kategori 2
Kategori 3
Kategori 4
Total
Hasil pendataan
1
4
0,64
1,44
7,08
Nilai ambang
0,864
3,456
0,338
0,864
5,522
kesimpulan
sesuai
Sesuai
sesuai
sesuai
sesuai

Dari hasil diatas terlihat bahwa lokasi tersebut sesuai untu pembangunan klinik

Nama  :Okto Fajar Wibisono
kelas  :3F
NIM  :12.1.03.03.0381